alasan mengapa kita harus menulis

                              "menulislah karna senang bukan karna terpaksa"  
jika kalimat ini membuat kita menjadi enggak menulis, dengan alasan "aku ndak nulis jadi aku ndak suka nulis".  maka mungkin kita telah salah menafsirkan kalimat itu.  kalimat itu menjadi dalih untuk tidak menulis.  Ya mungkin benar juga jika kita menafsirkan demikian.   Tetapi bukankah menulis adalah kebutuhan bagi kita? Bukan merupakan kewajiban yang harus kita lakukan. menulis bukanlah kewajiban kita, tapi sebuah kebutuhan yang harus kita penuhi.
Mungkin kalimat tadi akan mengubah pemahaman kita jika kita padukan dengan pepatah jawa
 "witing tresno jalaran saka kulina" yang berarti " suka itu karna terbiasa"
Bagaimana mungkin kita bisa suka atau senang namun kita enggan atau bahkan tidak pernah melakukan.  bagaimana mungkin kita kan terbiasa jika kita tidak pernah mau mencoba?  Jadi ada baiknya jika kita menganggap menulis adalah suatu kebutuhan.  maka dengan demikian akan ada dorongan bagi kita untuk menulis, karena ia adalah kebutuhan kita.  bukankah setiap orang ingin agar semua kebutuhannya terpenuhi?  lalu kenapa tidak dengan menulis ini?  jadi dengan begitu kita harus bisa melakukannya walaupun mungkin awalnya karena keterpaksaan. Dengan melakukan, dalam tempo yang berulang-ulang maka kita akan terbiasa.  Dari kebiasaan itu maka akan muncul rasa suka.  Rasa suka itu yang kemudian nantinya akan mendorong kita untuk menulis. Tidak begitu penting tulisan itu,bagus tidak, berisi tidak, yang terpenting adalah kepuasan hati kita dengan menulis.

0 komentar:

Posting Komentar