pemuda muslim, pemuda modern part 2


            Melanjutkan tentang pemuda modern.  Untuk yang telah lalu telah dijabarkan bahwa “semua dari kita adalah spesial”.  Nah untuk kali ini akan melanjutkan pembahasan yang lalu, yaitu tentang pemuda muslim yang modern.
2.                  Taklukan Kemalasan
Kemalasan adalah musuh terbesar kita saat ini.  Karena kemalasan akan datang pada siapa saja tidak mengenal waktu dan tempat.  Bila kemalasan itu datang, dan ia “memenangkan” pertarungan dengan keinginan kita, maka yang ada hanya penyesalan.  Kita ambil saja misalnya saat kita harus mengejarkan laporan, dalam diri kita sudah ada keinginan untuk mengerjakan sehari setelah praktikum dilaksanakan, akan tetapi karena kemalasan itu datang, maka kita tidak memulai mengerjakan laporan itu.  Dengan dalih bahwa masih ada waktu untuk mengerjakan.  Dateline masih lama.  Akan tetapi tidak seperti pikiran kita bahwa kemalasan akan meninggalkan kita setelah kita “menerima” dia, maka hal itu salah.  Karena kemalasan adalah kemalasan maka sampai mendekati hari pengumpulan pun dia akan tetap mendekati kita.  Alhasil kita tidak juga memulai untuk mengerjakan.  Lalu jika tiba H-1 pasti ribut karena laporan belum jadi juga.  Akhirnya dikerjakan dalam waktu semalaman yang membuat kita terkadang menjadi “mata panda”.
Agar kita tak menyesal taklukan kemalasan itu saat ia pertama datang, jangan berpikir dia akan akan pergi setelah kita “pernah menerimannya”.  Karna ia akan terus, terus dan terus hadir untuk menghentikan langkah kita.  Taklukan kemlasan dan janganlah menunda pekerjaan.  :D

0 komentar:

Posting Komentar